Sharing mengenai hobi akan drama asia (Jepang, Korea, Taiwan, Cina, Thailand, dll), Anime, Manga dan kehidupanku
Mood


Lowongan kerja di sini
http://jdoramagallery.wordpress.com/ terbengkalai begitupula http://uangdownload.com/24911
Thursday, August 20
PENDAFTARAN Ujian Kemampuan Bahasa Jepang /Nihongo Nouryoku Shiken 2
UJIAN KEMAMPUAN BAHASA JEPANG (UKBJ) / NIHONGO NORYOKU SHIKEN (NNS) TAHUN 2009.
UKBJ Tahun 2009 akan dilaksanakan secara serempak di seluruh dunia pada hari
MINGGU, 6 DESEMBER 2009. Di Indonesia, UKBJ ini akan dilaksanakan di 7 kota,
yaitu :Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Padang dan Medan.
Adapun, Pendaftaran untuk UKBJ Tahun 2009 di Indonesia dilaksanakan pada
tanggal 18 AGUSTUS s/d 14 SEPTEMBER 2009 (khusus Jakarta s/d 11 September
2009).
Biaya yang diperlukan :
- Biaya Formulir = Rp 10,000.-
- Biaya Ujian = Rp 100,000.- (Level 1) / Rp 90,000 (Level 2) / Rp 70,000.-
(Level 3 & 4)
Pada saat mendaftar, harap membawa serta pasfoto uk. 3x4 cm sebanyak 2
lembar.
Panitia Ujian per wilayah :
Wilayah
Pelaksana
Alamat
No. Telepon
No. Fax
Jabodetabek
PERSADA
d/a.Universitas Darma Persada
Jl. Radin Inten II, Pondok Kelapa, Jakarta Timur
021-8647373
021-86900241
Jawa Barat
Universitas Padjadjaran
Kampus UNPAD, Jatinangor
022-7796388
022-7796388
Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta
Universitas Gadjah Mada
Kampus UGM Bulaksumur, Yogyakarta
0274-513096
0274-550451
Jawa Timur
Universitas Negeri Surabaya
Kampus UNESA Lidah Wetan, Surabaya
031-7532809
031-7532809
Bali
Universitas Udayana
Jl. Nias No. 13, Sanglah, Denpasar
0818-351126
0361-249458
Sumatera Utara
Universitas Sumatera Utara
Kampus USU
Jl. Universitas No. 19, Medan
061-8223531
(061) 8200050
Sumatera Barat
Universitas Bung Hatta
Jl. Sumatera, Ulak Karang, Padang
0751-444660
0751-7055475
Untuk informasi lebih rinci tentang pendaftaran ujian, silakan hubungi
Panitia Ujian tersebut di atas.
Selamat mendaftar.
Tuesday, August 11
Japanese Garden
Sejak dulu orang Jepang sangat menyukai keindahan alam, sehingga hal ini mendorong mereka untuk “memindahkan” keindahan itu dalam wujud taman buatan. Taman yang dalam bahasa Jepangnya disebut “kouen” ada bermacam-macam jenis, tapi taman Jepang lebih identik pada taman yang konsepnya berdasarkan Buddha Zen, yang tentu saja banyak dijumpai pada kuil-kuil di Jepang. Sesuai dengan filosofi Buddha Zen, yang tentu saja banyak dijumpai pada alam, taman Jepang dibuat sederhana menggunakan bahan yang seluruhnya berasal dari alam. Hanya saja, taman Jepang ala Zen ini tidak dibuat untuk dimasuki atau diinjak-injak, dengan kata lain taman ini cukup dipandangi bila ingin menikmati keindahannya. Taman Jepang ala Zen terbai menjadi 3 macam, yang keseluruhannya terdapat elemen bebatuan. Batu dianggap sebagai unsure alam yang natural, dan orang Jepang percaya kalau batu punya makna yang berbeda tergantung bentuknya, mulai dari “taido” [batu tinggi vertical], “reisho” [batu pendek vertical], “shigyo” [batu dengan bentuk melengkung], “shitai” [batu datar/pipih], hingga “kikyaku” [batu sandaran].
Taman Zen yang pertama disebut sebagai “tsukiyama”, yang diperkenalkan pertama kali pada zaman Edo. Sesuai dengan namanya yang berarti “bukit buatan”, taman ini dibuat dengan konsep alam di pegunungan Jepang atau China. Berbeda dengan taman datar yang banyak dijumpai dimana-mana, “tsukiyama” dibuat diatas bukit buatan. Taman ini umumnya ditanami berbagai jenis pepohonan, dan semak-semak, serta kolam atau sungai yang dikombinasikan dengan jembatan kayu dan bebatuan yang bentuknya unik. Di Jepang, “tsukiyama”, banyak terdapat di hamparan dataran yang luas dan sepi, tapi kadang dibuat dalam skala kecil, tergantung lahan yang tersedia.
Taman kedua yang menjadi taman Zen yang paling terkenal diantara taman lainnya adalah “karesansui” atau taman kering. Berbeda dengan “tsukiyama”, taman ini cenderung gersang tanpa air maupun tanaman. Kalaupun ada tanaman, jumlahnya sangat terbatas dan tidak ditempatkan ditengah-tengah taman. Unsur utama pada “karesansui” hanya berupa batu ukuran besar dan kerikil atau pasir. Batu pada karesansui dilambangkan sebagai air terjun atau gunung, sedangkan kerikil yang bertaburan disekelilingnya dilambangkan sebagai air terjun atau gunung, sedangkan kerikil yang bertaburan disekelilingnya dilambangkan sebagai gelombang air atau laut. Itu sebabnya mengapa hamparan kerikil atau pasir pad ataman ini ditata membuat bentuk gelombang. “karesansui” dibuat pertama kali dikuil Kenchoji Kamakura pada tahun 1251, yang ditempatkn didepan ruang meditasi kuil dengan tujuan memberikan ketenangan spiritual. Selain itu, taman ini juga sering dinikmati keindahannya saat perayan “tsukimi”[melihat bulan].
Taman Zen yang ketiga adalah “Chaniwa”, berasal dari huruf kanji cha [teh] dan niwa [kebun/halaman]. Taman ini dibuat pertama kali pada abad ke-14 bersamaan dengan pengenalan upacara minum the [chadou/sadou] di rumah-rumah. Dibandingkan kedua jenis taman di atas, taman chaniwa tidak terlalu luas karena ditempatkan disebelah ruang minum teh [chashitsu]. Unsure yang selalu ada pada chaniwa yaitu bau pijakan menuju ruang minum the, “ishidorou” [lentera terbuat dari batu], dan “tsukubai” [baskom besar berbentuk uang koin yng terbuat dari batu] yang digunakan sebagai tempat menampung air untuk cuci tangan sebelum mengikuti upacara minum teh. Taman “chaniwa” yang aa dikuil tidak dibuka untuk umum, bahkan sekelilingnya diberi pagar bamboo, mengingat upacara minum the dibutuhkan ketenangan untuk bermeditasi.
Ketiga jenis taman Jepang diatas masing-masing memiliki perbedaan yang cukup mencolok, tapi pada dasarnya sama-sama dibuat untuk menciptakan rasa ketenangan spiritual pada orang yang melihatnya. Jadi, tak heraan kalau belakangan ini cukup banyak orang Jepang yang menghiasi halaman rumahnya dengan taman ala Zen, walau dalam lahan yang terbatas. Selain dari segi estetik, menikmati keindahan ala mini sedikit banyak dapat mengurangi rasa stress dan kepenatan yang mereka alami setiap hari.
Sumber : animonster no.77
Saturday, August 8
Muhasabah Cinta
Song by Edcoustic
Wahai pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dari Mu
Kupasrahkan semua pada Mu
Tuhan baru kusadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini ku harapkan cinta Mu
Reff:
Kata kata cinta terucap indah
Mengalir berdzikir di kidung do’a ku
Sakit yang kurasa biar
Jadi penawar dosaku
Butir butir cinta air mataku
Terlihat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya Illahi Muhasabat cintaku
Tuhan kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku dengan Mu
Apa yang akan kaurasakan saat mendengarkan lagu ini???
Kenal lagu ini dari Icha & Wieng